Inilah sekuel ke-3 atau pun film
ke-4 (atau katanya, film terakhir) dari petualangan Shrek, Fiona
dan Donkey. Menceritakan keadaan Shrek saat ini yang telah
menjadi ogre berkeluarga dan hidup tenang bersama Fiona dan
anak-anaknya. Keadaan ini nampaknya membuat Shrek bosan dan karena ingin
kembali pada masa-masa di mana ia bisa berbuat seenaknya dan ditakuti oleh
semua penduduk desa, ia terjebak untuk menandatangani sebuah perjanjian dengan
tokoh licik bernama Rumpelstiltskin yang menjanjikan menukar 1 hari
dalam kehidupan Shrek dengan kebebasan yang diinginkan olehnya. Ternyata
1 hari yang diambil itu adalah hari kelahiran Shrek yang membuat
kenyataan bahwa ia tidak pernah dilahirkan sama sekali.
Dalam keadaan barunya itu di mana
Shrek tidak pernah ada, ia melihat hal yang berbeda di Far Far Away.
Rumpelstiltskin menjadi raja, ogre adalah raksasa buronan, Donkey tidak mengenali Shrek, Puss in Boots
berubah menjadi seekor kucing gendut dan malas (mirip Garfield) dan Fiona
menjadi juga buronan pemimpin sekumpulan ogre lainnya dengan
penampilan layaknya Xena : The Warrior Princess dan tentunya tidak
mengenali Shrek.
Shrek
mengetahui bahwa untuk merubah keadaan menjadi seperti semula dan membatalkan
perjanjian dengan Rumpelstiltskin, ia harus bisa mendapatkan “Ciuman
Cinta Sejati” dari Fiona sebelum matahari terbit. Perjuangan Shrek
dalam mendapatkan semua hal itu lah yang mewarnai kisah dalam film ini.
Never change
the winning team!
Nampaknya itulah yang terjadi
dalam produksi film ini. Mike Myers, Eddie Murphy, Cameron
Diaz dan Antonio Banderas kembali mengisi suara untuk tokoh masing-masing dan walaupun aura
film ini agak sedikit kelam dibanding film-film sebelumnya tapi keseruan dan
kelucuan ala Shrek tetap bisa dinikmati oleh seluruh anggota keluarga.
Pastinya kelakuan Donkey dan
Puss in Boots tetap lah yang paling juara!
(Imam Wibowo)